Kamis, 15 Mei 2008

Dari Rumah-Mu Aku Menatap

Awan hitam mempercepat hilangnya siang
gerimis kecil membelai menyapa
petir menggelegar bergetar menusuk kalbuku penuh noda

Di sini aku menemui-Mu dalam lima waktu
mencari setetes embun kebenaran
secuil rasa penyejuk jiwa luka
mengadu ungkap rasa
mencoba menemukan diri yang hilang dengan permainan dunia

Di tempat nan suci ini
aku memenuhi panggilan-Mu
menghadap Engkau pemilik semesta alam
bersua menadahkan tangan
karena jalan kehidupan sarat kebimbangan

Dari rumah-Mu aku menatap
memohom ampunan
aku menangis
merenungi nasib membuka lembaran kehidupan
aku ingin ke tempat penuh kedamaian
abadi

Darussalam, 3 Februari 2001

· Sebuah ungkapan dari Mesjid Jamik Komplek Pelajar Mahasiswa (Kopelma) Darussalam - Kampus Darussalam. Di sini sebagai tempat aku sering bertemu dengan-Nya.

Tidak ada komentar: