Kamis, 15 Mei 2008
Jerit Tangis Palestina
Ini negeri yang selalu basah dengan darah dan air mata
negeri yang saban detik terdengar dentuman bom
dan letupan pelor panas
kepedihan dan jerit tangsi membahana memecahkan kesunyian malam
kekejaman Yahudi Israel kian membabi buta memperkosa nilai-nilai kemanusian ummat manusia lalu dimana kita yang mengaku diri muslim sejati ?
Mereka hanya punya doa dan batu-batu
mengejar melawan menghadang pasukan iblis
tak terasa kaki berdarah
ini adalah pengorbanan tak terkira
andai kita di sana apa yang akan kita perbuat
cuma diam
atau ikut membantu mereka
hanya hati kecil kita yang mampu memberi jawabnya
lawan terus hadang jangan henti
Allah sumber kekuatan tiada saingan
hingga kemenangan terindah tergapai di tangan
Allahu Akbar !
Allahu Akbar !!
Allahu Akbar !!!
Darussalam, 25 Juli 2003
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar