Aku tak merasa ada duka di sini. Aku tak melihat ada gelisah dalam jiwaku. Semuanya berjalan seperti air mengalir di ujung sungai. Deras, tapi kadang kala juga tersendat, tertahan karena tersandung batu-batu gunung yan gelisah. Boleh jadoi, ia juga merasakan apa yang kini menghantam sukma ini.
Hari-hari ini memang melelahkan.Tetapi..aku masih di sini! Di bumi untuk selalu menatap mentari pagi bersama lirikan angin, dan dirimu.